Piala Sudirman 2013 - Gagal dengan kepala tegak

Tim bulutangkis Indonesia melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan India 4-1 dan kalah 0-5 dari China di penyisihan grup.

Perempat final sendiri menggunakan sistem undian. Sekitar jam 11 malam hari Selasa (21/5) undian perempat final pun dilaksanakan. Tak disangka, Indonesia akan berhadapan kembali dengan China.

Melawan negara kuat seperti China di perempat final memang tidak diharapkan semua tim, termasuk Indonesia. Namun tim Indonesia punya ‘taktik’ sendiri dalam menghadapi China kembali di perempat final. Taktik ini pun tak lepas dari peran legenda bulutangkis Indonesia seperti Rexy Mainaky, Ricky Subagja dan Christian Hadinata.

Dengan memikirkan taktik serta strategi yang matang, hasilnya pun luar biasa. Tim Indonesia menurunkan line-up Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir-Tommy Sugiarto-Angga Pratama/Rian Agung Saputro-Lindaweni Fanetri-Liliyana Natsir/Nitya Krishinda.

Bisa dilihat Liliyana Natsir -yang kerap disapa Butet- diturunkan 2x dalam menghadapi China. Ini bagian dari taktik bahwa Indonesia tidak mudah menyerah.

Partai dibuka oleh penampilan yang luar biasa dari Tontowi/Liliyana yang berhasil menumbangkan ganda campuran China no. 1 dunia Xu Chen/Ma Jin dengan rubber set. Liliyana Natsir berhasil membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi pembuka jalan untuk Indonesia. Riuh, Indonesia 1-0 China.

Partai kedua, Indonesia kehilangan poin dari Tommy Sugiarto yang harus menyerah straight terhadap Chen Long. Indonesia 1-1 China.

Partai ketiga, dimana Indonesia menurunkan ganda muda nya Angga Pratama/Rian Agung yang harus berhadapan dengan Juara Olimpade 2012, Cai Yun/Fu Haifeng. Pasangan Indonesia berhasil menumbangkan ganda tirai bambu tersebut lewat pertarungan sengit 3 set. Indonesia 2-1 China.

Partai keempat dimana Indonesia menurunkan Lindaweni sebagai punggawa putri yang diprediksi akan mencuri poin dari China. 1 langkah lagi, Indonesia melaju ke semifinal. Namun sayang, serangan dari Li Xuerui tak mampu ditahan Linda, sehingga harus mengaku kalah 2 set langsung. Indonesia 2-2 China.

Partai terakhir, yang juga menjadi partai penentu siapa yang akan melaju ke babak semifinal Piala Sudirman 2013. Indonesia menurunkan pasangan ‘gado-gado’ Liliyana Natsir/Nitya Krishinda yang harus berhadapan dengan pasangan no. 1 dunia Wang Xiaoli/Yu Yang. Perlawanan dari pasangan Indonesia belum mampu meredam ganda China. Dengan demikian Indonesia kalah ketat 2-3 dari China dan harus tersingkir dari Piala Sudirman 2013.

Untuk pertama kalinya Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala Sudirman, sejak tahun 1989. Namun dengan begitu, Indonesia ternyata mampu menunjukkan kepada dunia, bahwa kita masih patut disegani. Performa Indonesia melawan China di perempat final kemarin pun mendapat pujian dari para pelatih luar negeri, terkhususkan dari China. Kepala pelatih China, Li Yongbo mengatakan tidak menyangka Indonesia akan tampil ‘outstanding’ dengan pemain mudanya. Pemain-pemain luar seperti Hans Kristian dan Yuhan Tan pun sebetulnya mendukung Indonesia dalam pertandingan ketat ini.

Seperti yang dikatakan Koh Rudy, salah satu tim official Indonesia: We did not lose, we’re back!

Yaps, Indonesia telah kembali. Kembali akan menorehkan segudang prestasi di olahraga bulutangkis! Beware, China. Hari ini kami berhasil mencuri 2 poin, untuk selanjutnya kami akan curi 5 poin! Terimakasih tim Indonesia di Piala Sudirman 2013, selamat untuk China!

-G-

Comments

Popular posts from this blog

Jalur Masuk untuk jadi Mahasiswa UI

[LIRIK LAGU] Bright As The Sun – OST Asian Games 2018

Asian Games 2018: Tujuan, Cita dan Harapan